Rabu, 21 Desember 2011
Menurunkan lemak dan Menurunkan Berat Badan
Izin BPOM RI: POM TR. 113 323 031
Membantu Mengurangi Lemak, Dan Menurunkan Berat Badan
Kapsul Jati Belanda Plus Adalah Ramuan Bahan Alami Yang Efektif Menurunkan Berat Badan yang Berlebih dan menurunkan kadar kolesterol.
Tiap kapsul mengandung ekstrak : Guazuma ulmifolia folium, Murayya paniculata folium, Kaemferia augustifolia rose rhizoma
Jati Belanda (Guazuma ulmifolia folium): EFEK FARMAKOLOGIS : Anti diare, astrigen, dan menguruskan badan dengan cara melarutkan lemak
Kemuning (Murayya paniculata folium) : EFEK FARMOKOLOGIS : Penenang, anti radang, menghilangkan bengkak, anti rematik, melancarkan peredaran darah, anti tiroid, mengaktifkan pembakaran lemak.
Temu Kunci :(Kaemferia augustifolia rose rhizoma): EFEK FARMAKOLOGIS : Astringen, anti diare, dan anti dysentri, serta melarutkan lemak.
Rumah Sehat Refleksi
Tlp.031-70431304
SEGUDANG KHASIAT JAHE DALAM SATU KEMASAN KAPSUL
POM TR. 103 316 891
Jahe-jahean termasuk diantaranya jahe merah adalah herbal yang sejak lama telah dikenal oleh penduduk Indonesia. Rimpang jahe mempunyai beragam kandungan kimia seperti gingerol dan minyak terbang, seperti limonene, 1,8 cincole, 10 dehydrogingerdione, 6 gingerdione. Kandungan kimia alami yang ada pada rimpang jahe merah memiliki banyak fungsi dan manfaat penting bagi kesehatan.
Diantaranya sebagai anestetik, mengatasi ejakulasi dini, perangsang aktifitas saraf pusat, merangsang ereksi, penguat hepar dan merangsang keluarnya keringat. Demikian pula bermanfaat sebagai anti pendarahan di luar haid, merangsang kekebalan tubuh, merangsang produksi getah bening, merangsang kekebalan tubuh, merangsang produksi getah bening, mencegah kemandulan, memperkuat daya tahan sperma, perangsang syaraf dan penyegar.
Tanaman yang punya nama latin Zingiber officinale linn, juga bermanfaat untuk mencegah proses penuaan, dan meregenerasi sel kulit. Khasiat jahe merah memang banyak.
Komposisi:
Zingiber officinale rhizoma (rimpang Jahe Merah)
Khasiat:
Penguat hati, merangsang keluarnya ASI, anti pendarahan di luar haid, merangsang kekebalan tubuh, mencegah kemandulan, mencegah proses penuaan, merangsang ereksi, penguat daya tahan sperma, dan mengatasi ejakulasi dini.
Aturan Pakai
3 x 2 kapsul perhari
Rumah Sehat Refleksi
Tlp.031-70431304
Daun Ungu Paling TOKCER Mengatasi Wasir
Izin BPOM RI: POM TR. 103 322 341
Komposisi: 100% ekstrak daun ungu (Graptophyllum pictum folium)
Netto: isi 60 kapsul/botol
Harga: Rp 45.000
Tanaman daun ungu atau godong ungu (Jawa) mempunyai kandungan kimia antara lain alkaloid non toksik, flavonoid, glikosid, steroid, saponin, tanin, calsium oksalat, asam format dan lemak.
Dengan berbagai kandungan kimiawinya ini daun ungu mempunyai sifat sebagai antiinflamasi,
peluruh air seni, mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan (daun ungu hanya melunakkan tinja,tidak sampai diare berlebih) pelembut kulit kaki, melunakkan faeces, dan mengempiskan wasir. Khasiat daun ungu sebagai antiwasir memang tidak diragukan lagi, ini karena Graptophyllum pictum (nama latin daun ungu) punya sifat antiinflamasi.
Wasir merupakan pembengkakan atau pembesaran pembuluh vena bagian terbawah poros usus baik disisi dalam maupun luar anus. Penyakit wasir ditandai dengan munculnya benjolan berwarna merah (seperti bisul) kebiruan atau kehitaman. Sebagai pemicu munculnya penyakit ini adalah akibat kurangnya konsumsi serat, pola defakasi yang tidak teratur dan jarang berolahraga
Daun Ungu bekerja dengan mengobati pembengkakan yang menyertai wasir, selain itu daun ungu juga bersifat analgesik alias mengurangi rasa sakit akibat nyeri.
Rumah Sehat Refleksi
Tlp.031-70431304
Daun Ungu Paling TOKCER Mengatasi Wasir
Izin BPOM RI: POM TR. 103 322 341
Komposisi: 100% ekstrak daun ungu (Graptophyllum pictum folium)
Netto: isi 60 kapsul/botol
Harga: Rp 45.000
Tanaman daun ungu atau godong ungu (Jawa) mempunyai kandungan kimia antara lain alkaloid non toksik, flavonoid, glikosid, steroid, saponin, tanin, calsium oksalat, asam format dan lemak.
Dengan berbagai kandungan kimiawinya ini daun ungu mempunyai sifat sebagai antiinflamasi,
peluruh air seni, mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan (daun ungu hanya melunakkan tinja,tidak sampai diare berlebih) pelembut kulit kaki, melunakkan faeces, dan mengempiskan wasir. Khasiat daun ungu sebagai antiwasir memang tidak diragukan lagi, ini karena Graptophyllum pictum (nama latin daun ungu) punya sifat antiinflamasi.
Wasir merupakan pembengkakan atau pembesaran pembuluh vena bagian terbawah poros usus baik disisi dalam maupun luar anus. Penyakit wasir ditandai dengan munculnya benjolan berwarna merah (seperti bisul) kebiruan atau kehitaman. Sebagai pemicu munculnya penyakit ini adalah akibat kurangnya konsumsi serat, pola defakasi yang tidak teratur dan jarang berolahraga
Daun Ungu bekerja dengan mengobati pembengkakan yang menyertai wasir, selain itu daun ungu juga bersifat analgesik alias mengurangi rasa sakit akibat nyeri.
Rumah Sehat Refleksi
Tlp.031-70431304
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Mempercepat Pemulihan Pasca Oprasi
Binahong adalah tanaman obat dari daratan Tiongkok yang dikenal dengan nama asli Dheng San Chi. Tumbuhan ini telah dikenal memiliki kasiat penyembuhan yang luar biasa dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan dll. Seluruh bagian tanaman menjalar ini berkhasiat, mulai dari akar, batang dan daunnya. Pemanfaatanya bisa direbus atau dimakan sebagai lalapan untuk daunnya. Semakin praktis, kini binahong dikemas dalam bentuk kapsul sehingga mudah untuk dikonsumsi
Manfaat :
Mempercepat pemulihan kesehatan setelah operasi, melahirkan, khitan, segala luka-luka dalam, radang usus.
Melancarkan dan menormalkan peredaran dan tekanan darah.
Mencegah stroke, maag, asam urat.
Menambah dan mengembalikan vitalitas daya tahan tubuh.
Wazir (ambeien)
Melancarkan buang air kecil, buang air besar.
Diabetes
Sariawan berat
Rumah Sehat Refleksi
Tlp.031-70431304
Selasa, 20 Desember 2011
Susah Kencing, Kencing nanah dan Kencing Darah Tuntaskan Dengan Alang-alang
TIDAK HANYA SEKEDAR MENGATASI SEGALA MASALAH BUANG AIR KECIL
Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 - 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang. Alang-alang memiliki kandungan kimia berupa manitol, glukosa, sukrosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cyilindrin, simiarenol, anemonim, asam kersik, damar, logam alkali.
Efek, dan sifat tanaman ini sebagai peluruh air seni, antipiretik, hemostatik, antibakteri dan neuropati. Khasiat alang-alang sangat banyak sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dan banyak lagi khasiat alang-alang.
Komposisi:
Akar alang-alang
Khasiat:
Secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi darah tinggi, sakit kepala, hepatitis, penambah darah, neropati, peluruh kencing, kencing darah, kencing nanah dan penyakit ginjal.
Aturan pakai
3x1-2 kapsul/hari
Senin, 19 Desember 2011
Tuntaskan Kanker tanpa Harus Oprasi dan Kemoterapi
Komposisi: Annona muricata folium
Khasiat kegunaan: Membantu mengatasi penyakit kanker, sebagai anti bakteri dan menurunkan tekanan darah tinggi
Netto: Isi 80 kapsul/botol
Harga: Rp 35.000/botol
Daun Sirsak
Menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas
Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50 ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi.
Menurut Ervizal AM Zuhud penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena 'mengancam' kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, 'Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya,' kata kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, itu.
Berbagai lembaga riset di tanahair juga mulai menguak rahasia daun sirsak dan kerabatnya. Sekadar menyebut contoh, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB, Prof Dr Latifah K Darusman, hingga kini meriset komponen kimia yang dominan di daun sirsak. Sedangkan peneliti di Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Sismindari, meriset khasiat biji dan daun srikaya yang kaya ribosome inactivating protein (RIP). 'RIP mampu merusak sintesis protein pada sel yang sedang tumbuh sehingga mati,' kata Sismindari.
Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien, tetapi juga baik bagi orang sehat.
Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak bagi orang sehat, 'Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.' Di Indonesia kini para dokter dan herbalis meresepkan daun sirsak kepada para pasien. Ada yang meresepkan secara tunggal – hanya daun sirsak, tetapi ada pula yang meracik kombinasi daun sirsak dengan herbal lain seperti rimpang temuputih dan sambiloto. Mereka meresepkan daun sirsak antara lain untuk mengatasi beragam kanker.
Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana meresepkan daun atau buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker. 'Khasiat daun atau buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,' kata Lina Mardiana. Para dokter dan herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat, memilih daun yang sedang – tak terlalu tua dan tak terlampau muda. Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.
Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.
Para herbalis meresepkan daun sirsak bukan melulu untuk mengatasi sel kanker. Herbalis di Gegerkalong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat, H Sarah Kriswanty, misalnya, meresepkan daun sirsak untuk mengatasi bronkhitis dan kejang. Sedangkan Lina Mardiana meresepkan daun sirsak untuk pasien yang menderita peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (baca: Sentosa Karena Graviola halaman 24).
Menurut dr Willie Japaries MARS yang juga meresepkan daun sirsak, daun Annona muricata bersifat netral sehingga sesuai untuk mengatasi beragam jenis kanker. Herbalis lain yang juga meresepkan daun sirsak antara lain dr Prapti Utami di Jakarta Selatan dan Maria Andjarwati (Kelapagading, Jakarta Utara. Para herbalis dan dokter itu sebagian besar meresepkan daun sirsak baru pada 2 – 4 tahun silam. Pada umumnya mereka tak meracik, tetapi pasien yang menyiapkan sendiri sejak pencarian daun hingga merebus.
Harap mafhum hingga saat ini di pasaran belum tersedia ekstraksi daun sirsak dalam kapsul seperti kapsul bermerek Graviola yang beredar di mancanegara. Oleh karena itu, mereka mempersiapkan sendiri. Pasien yang belum memiliki pohon biasanya membeli bibit sirsak. Dampaknya permintaan bibit juga meningkat. Produsen bibit buah-buahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Simbul Haryadi mengatakan permintaan bibit sirsak pada September 2010 mencapai 400 bibit. Padahal, biasanya hanya 10 bibit per bulan. 'Stok bibit di kebun sampai habis, sekarang saya sedang memperbanyak lagi,' kata Haryadi.
Begitu juga permintaan di nurseri Tebuwulung milik Eddy Soesanto di Cijantung, Jakarta Timur, yang mencapai 600 – 700 bibit per bulan. Lonjakan permintaan signifikan itu terjadi dalam 4 bulan terakhir. Produsen bibit buah di Bogor, Jawa Barat, Syahril sama juga. Permintaan bibit durian belanda itu fantastis, sejak Agustus 2010 mencapai 3.000 – 5.000 tanaman per bulan; sebelumnya, 500 bibit per bulan. Harga bibit setinggi 40 – 50 cm di berbagai penangkar Rp20.000 – Rp30.000. Menurut para penangkar tingginya permintaan bibit sirsak berkaitan dengan pemanfaatan daun atau buah sebagai obat tradisional. Benar kata Yeni Sumarni yang juga mengonsumsi daun sirsak, 'Obat kanker itu ternyata murah meriah, kita tak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah.' (Sardi Duryatmo/Peliput: Endah Kurnia Wirawati, Lastioro Anmi Tambunan, & Tri Susanti)